Medina and Samira are in action again, performing Bungong Tjeumpa Dance (Flower of Cempaka) or Rebana (Tambourine) Dance at their school (Bristol), for Cultural Fayre, Thursday 15 November 2016.
This is the 3rd time they performed the dance, after at Trinity Center (May) and Bradley Stoke Community Center (September).
They were in school's newsletter!
An Indonesian Fair in Bristol. Full of iconic dishes, Folk tales, Gamelan and other great performances, Fashion Show, etc. Saturday, 7 May 2016, Trinity Center, Bristol, UK.
More details: https://www.facebook.com/events/1665640567019001/
Hal paling signifikan yang terjadi pada
Medina, kini sudah 3 tahun, adalah sekolah. Sejak September 2014, Meimei bersekolah kelas Nursery
alias Playgroup di Lakenham Primary School, hanya 5 menit dari rumah kami.
Hari Pertama Medina sekolah.
Sejak itu, perkembangan bahasa dan
keterampilan sosialnya meningkat pesat—karena pergaulan di sekolahnya, juga
karena ngobrol dengan kami dan juga interaksi dengan IPad dan televisi
(favoritenya adalah Peppa Pig dan Ben and Holly’s Little Kingdom, serta Mr.
Tumble's Something Special).
Berikut kalimat-kalimat yang ia ucapkan:
Too much chocolate! (setiap habis batuk)
Help, help (kalau dia dipaksa sesuatu,
biasanya berhubungan dengan urusan ke toilet atau tempat tidur).
Horray,
pipis. You get egg surprise (setelah habis pipis di potty).
Where is ondel-ondel (atau… odong-odong). Thank you, dad. Thank you, Mom (kalau ingat, setiap mau tidur malam. biasanya dia panggil kami Baba dan Ibu). dan.... ...Thank you, God (tapi ini jarang banget, dan bikin kaget).
Dia tidak hanya suka dibacakan buku sebelum
tidur, tapi acap menyerap, menghapal, dan “membaca” sendiri buku-buku itu. di
antaranya:
Ultah ketiga, 24 Agustus 2014
Buku-buku serial Little Princess karya Tony
Ross (I want My Dummy, I want My Potty, I Didn’t Do It).
Buku-buku karya Julie Donaldson (sendirian
atau berkolaborasi dengan yang lain, khususnya Nick Sharrat), seperti Goat Goes
to Playgroup, Toddle Waddle, Chocolate
Mouse for Greedy Goose, One Mole Digging a Hole, Hippo has A Hat.
Buku-buku serial Maisy karya Lucy Cousins,
misalnya Maisy Goes Swimming, Maisy Goes to Nursery, Maisy Goes to Cinema.
Buku-buku karya Nick Sharrat (sendirian atau
bersama lainnya), misalnya Monday Run Day, Cinderella, Pointy-Hatted
Princesses,
Aliens Love Underpants dan Aliens in Underpants Save the World karya
Claire Freedman dan Ben Cort.
Tiger who Came to Tea karya Judith Kerr.
Medina juga sudah mulai “membaca” sendiri,
dengan menghapal dialog dan adegan yang diucapkan babanya, termasuk mencontoh
bahasa tubuh dan kalimat per titik komanya.
Dimulai dari Brown Bear What Do You See
(Bill Martin, Eric Carle) lantas Big Red Bath dan Foggy, Foggy Forest (Nick Sharrat)
Sekarang, Medina juga mulai tertarik dengan
buku-buku yang makin sedikit gambarnya, misalnya Jungle Book dan the Little
Mermaid (walau ia cepat bosan dan ingin buru-buru membalikkan halaman).
Acara televisi favorit yang ia tonton:
Di CBebies :
Mr. Tumble,
Swackbuckle
Di acara Milkshake, Channel 5:
Peppa Pig,
Ben and Holly’s Little Kingdom
Mr. Men
Noddy
Bananas in Pyjamas.
Thomas and Friends
Di Ipad:
Awal2: Baby Einstein, Little Einstein
Sekarang: Wonder Pets, Maisy
Yang kami larang karena kami duga
mempromosikan perilaku agresif:
Marsha, Toopy and Binoo.
Sekarang Meimei juga lagi suka lagu-lagu
dari film Frozen, walau pun dia (dan kami) belum pernah menonton filmnya secara
penuh), seperti Summer, Do You Want to Build A Snowman, dan, tentu saja, Let It
Go. Dia juga suka versi real life-nya, dan lirik serta gerak geriknya diikuti hingga "titik koma"-nya.
Lagu yang dia paling suka dan acap
dinyanyikan adalah Three Little Kittens.
Tentu saja kami ajari dia berdoa dan
bershalawat.
Ritual tidur malamnya adalah: dibacakan
cerita matikan lampu. dan berdoa,
Bangun tidur: mengajak seluruh bonekanya
untuk ke ruang televisi, diabsenin satu per satu, eehehhehe. Semoga 2015 Medina makin berkembang dalam bidang bahasa dan juga social skill-nya, serta EQ dan SQ-nya:). Amien. NB: video-video Medina mutakhir menyusul ya.
Pada 15 Juni yang lalu, Medina dan kedua orang tuanya jalan--jalan ke Nottingham. Tujuannya ada dua: silaturahmi dengan Eric Sasono tempat kami menginap, sdan keluarga, dan Indofest.
Indofest adalah acara tahunan di Nottingham dan sudah berjalan 10 tahun. Di sinilah berkumpulnya orang Indonesia se-UK dan mengadakan banyak ajang, dari semacam Indofest Idol, sepak bola, permainan anak, pentas seni, dan...ini yang paling ditunggu: wisata kuliner. Target saya pribadi: Martabak Keju-Coklat-Kacang, Pecel Lele, Ketan Durian! Yang lain, seperti Mpek-Mpek, bolehlah (karena pekan sebelumnya saya berkunjung ke London, dan mampir ke warung East West, makan nasi Padang dan Siomay.
Pertemuan dengan Eric dan Maya juga asyik. Nottingham adalah kota yang ramah dan asyik. Sayangnya waktu 3 hari tidak cukup untuk berkeliling, khususnya ke tempat Robin Hood dan bahkan untuk membeli suvenir.
Berikut oleh-oleh dari Indofest:
Trims untuk Eric Sasono dan keluarga yang berbaik hati menampung kami :)